Rabu, 16 September 2026

170 Peserta Hadiri Rakercab DPC FSP LEM SPSI Jakarta Timur di Puncak Bogor

Backdrop acara

BOGOR — Sekitar 170 pengurus unit kerja (PUK) FSP LEM SPSI se-Jakarta Timur mengikuti Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC FSP LEM SPSI Jakarta Timur di Hotel Griya Inkoppabri Cisarua Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa–Rabu, 15–16 September 2026.

Rakercab menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja. Kegiatan tersebut mengusung tema “Menguatkan Organisasi, Meningkatkan Kompetensi, Membangun Sinergi dan Harmonisasi, untuk Kesejahteraan Bersama.”

Rakercab secara resmi dibuka oleh Ketua DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta, Yusup Suprapto. Dalam kesempatan tersebut, Yusup Suprapto hadir bersama Sekretaris DPD FSP LEM SPSI DKI Jakarta, Khairul Anwar dan Dede Supriyanto.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan DPP FSP LEM SPSI, Andi Mulyadi, perwakilan cabang wilayah serta Ujang Romli dari Dewan Pengawas Ketenagakerjaan.

Sesi foto bersama

Bahas Tantangan Ketenagakerjaan hingga TAPERA

Selain agenda internal organisasi, Rakercab juga diisi dengan sejumlah materi dan sosialisasi yang berkaitan dengan isu ketenagakerjaan serta kepentingan pekerja.

Salah satu materi bertajuk “Tantangan yang Dihadapi serta Langkah Antisipasi PUK” disampaikan oleh Canda Mahlan. Materi tersebut memberikan pembekalan kepada jajaran PUK mengenai berbagai tantangan yang dihadapi organisasi di tingkat unit kerja serta langkah antisipasi dalam menghadapi dinamika hubungan industrial.

Peserta juga mendapatkan materi dari Desk Ketenagakerjaan Polda yang membahas berbagai hal terkait ketenagakerjaan dan tekhnis atau alur proses laporan tindak pidana di desk ketenagakerjaan dan pentingnya pemahaman terhadap persoalan yang berkembang di lingkungan kerja.

Selain itu, Rakercab turut diisi dengan sosialisasi survei dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait TAPERA. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memberikan informasi sekaligus membuka ruang bagi peserta dalam memahami isu dan kebijakan yang berkaitan dengan perumahan bagi pekerja.

Beragam materi tersebut melengkapi agenda Rakercab yang tidak hanya berfokus pada evaluasi internal organisasi, tetapi juga memberikan pembekalan dan wawasan kepada jajaran PUK dalam menghadapi berbagai perkembangan di bidang ketenagakerjaan.

Pimpinan Sidang Paripurna

Sidang Komisi dan Penyusunan Rekomendasi

Dalam rangkaian Rakercab, peserta mengikuti sidang-sidang komisi untuk membahas berbagai agenda organisasi serta merumuskan sejumlah rekomendasi sebagai bahan penyusunan dan pelaksanaan program kerja DPC FSP LEM SPSI Jakarta Timur.

Dalam pelaksanaan sidang komisi, Yana Heryana bertindak sebagai ketua sidang, Sirmat sebagai sekretaris, dan Matnur sebagai anggota. Ketiganya memimpin jalannya sidang hingga seluruh agenda Rakercab dapat diselesaikan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan.

Melalui Rakercab ini, DPC FSP LEM SPSI Jakarta Timur mendorong penguatan organisasi, peningkatan kompetensi pengurus, serta terbangunnya sinergi dan harmonisasi antarpengurus dalam menjalankan program kerja dan memperjuangkan kepentingan anggota.

Seluruh rangkaian Rakercab berlangsung dengan lancar dan ditutup setelah seluruh agenda organisasi selesai dilaksanakan.

Sabtu, 06 Juli 2019

Terpuruknya Nasib Buruh

                      Semenjak maraknya Tenaga Kerja Asing berdatangan ke negeri ini makin sulit saja bagi anak negeri untuk mendapatkan lapangan pekerjaan yang layak.Semua dikarenakan hampir semua bidang pekerjaan telah diserap oleh Tenaga Kerja Asing yang mendapatkan penghasilan yang jauh lebih tinggi dari pekerja pribumi.Ini menandakan bahwa pemerintah sudah tidak mempedulikan nasib anak bangsa di negeri sendiri, apakah buruh Indonesia tidak ada yang terampil atau sanggup mengerjakan pekerjaan di segala bidang?